Monday, February 28, 2011

Berubah atau Hancur

Ada sebuah kapal perang raksasa yang melintasi laut yang tertutup dengan kabut tebal, sang kapten yang gagah perkasa menyerahkan arah kapal tersebut kepada supervisor kapal yang mengamati keadaan laut di depan kapal dari menara pantau tertinggi di kapal tersebut. Suatu ketika sang supervisor berteriak, "Kapten ada kapal di depan kita."

Kapten menjawab, "Beritahukan kapal itu agar membanting 20 derajat ke arah kiri."

Sang supervisor memberikan kode dengan isyarat lampu kepada kapal tersebut, kemudian dibalas dengan perintah agar kapal perang tersebut yang membanting 20 derajat ke arah kiri.


Sang kapten sangat marah dan emosi kemudian memberikan perintah kepada supervisor kapal agar membalas pesan seperti berikut, "Dengar ini adalah perintah dari kapten kapal perang!."

Kemudian datang balasan yang mengatakan, "Ini adalah perintah dari supervisor tingkat II."

Merasa dipermalukan, sang kapten memberikan perintah, "Kami adalah kapal perang."

kemudian balasan datang yang mengisyaratkan, "Kami adalah mercu suar!"

Dapat dibayangkan apa yang akan terjadi jika kedua kapal tersebut tidak ada yang mau merubah posisinya. Ada kalanya kita harus mengambil tindakan untuk berubah. Jika Anda bertemu "mercu suar" dalam hidup Anda, bersiaplah untuk berubah atau Anda akan hancur.

Perubahan adalah hal yang tidak meng-enakkan dan tidak jarang membuat kita ragu, takut bahkan menunda pengambilan keputusan dan tindakan. Mengapa? Karena perubahan menimbulkan resiko baru yang mungkin lebih beresiko dibandingkan jika kita tidak berubah sama sekali.

Namun ada kalanya kita harus mengambil suatu keputusan untuk berubah, jika setelah berkali-kali kita "terantuk" oleh permasalahan yang sama. Dunia ini bagaikan tempat "belajar" untuk setiap insan manusia. Jika kita terus melakukan kesalahan yang sama dan menolak untuk berubah, kita tidak dapat maju ke "tingkat yang lebih tinggi."

Kesuksesan seseorang terjadi ketika ia mampu dan siap menghadapi perubahan. Hanya kitalah satu-satunya yang dapat mengubah hidup kita, karena Tuhan tidak akan mengubah hidup seseorang jika orang itu sendiri tidak mau beubah. Tidak ada orang lain yang dapat melakukannya untuk kita. Walaupun perubahan membawa perasaan tidak menentu, tidak berubah juga mendatangkan resiko yang tidak kalah bahayanya. Menahan arus perubahan dapat menghancurkan kehidupan Anda.

Jika kita tidak merasa yakin dengan arah yang kita ambil saat ini, sudah saatnya kita menempuh arah yang lain. Makin cepat kita mengambil keputusan untuk berubah makin baik. Adalah hal yang penting untuk diketahui, jika kita terus melakukan hal yang sama, kita akan mendapatkan hasil yang sama. Jika kita menginginkan hasil yang berbeda, maka kita harus menyambut perubahan dengan sikap yang positif :-)

Labels:

Wednesday, November 07, 2007

Meet The US Ambassador for Indonesia


Habis lebaran kemarin, keluargaku dapat undangan dari Duta Besar Amerika untuk Indonesia. Kami diundang karena suamiku dapat penghargaan "Meritorious Award" dari sang Ambassador.

Jarang-jarang loh... rakyat jelata seperti kami ini bisa diundang ke kantornya...

Monday, January 15, 2007

Belajar jadi Tentara


Akhirnya ngerasain juga gimana rasanya jadi tentara...
Gak enak coy...

Gerah & Capek banggeeet...
eh.. tapi fun juga lho...

karena bo'ong-bo'ongan jadi tentaranya :-D

Thursday, November 09, 2006

Selling Cookies

Since 3 years ago, I have been selling Cookies.
Alhamdulillah, many people like the cookies. They buy the cookies for many occasion like Christmas, Idul Fitri, Arisan, Family gathering, etc.
The cookies is delicious, they have many choices of type and color.
Main material of the cookies are flour, egg, sugar, chocolate, cheese, roomboter, cashew nut, peanut, corn flakes, etc.
The price is not too expensive, only Rp 65.000,- per plastic jar (+/- 0,5 kg).
If you interested in buy the cookies, please call Tri at 062 818 150967



Sejak 3 tahun yang lalu, aku jualan kue kering lhooo...
Alhamdulillah, banyak orang yang suka kue kering itu. Biasanya mereka pesan kue sama aku untuk berbagai acara seperti Hari Raya Natal, Idul Fitri, Arisan pertemuan keluarga, dll.
Kuenya enak lhoo.. Bentuk dan warnanya beraneka ragam.
Bahan utama kue kering itu adalah Tepung terigu, telur ayam, gula, coklat, keju, roomboter, kacang mede, kacang tanah, corn flake, dll .
Harganya gak mahal kok... Cuma Rp 65.000 per toples ukuran +/- 0,5 kg. Belum termasuk ongkos kirim lho....
Sekali coba pasti ketagihan deh... ;-)
Kalau mau beli, boleh pesan sama Tri di 0818 150967

Labels: ,

Monday, September 04, 2006

Remind me...

Ingat Mati
Oleh Hj. Vitri Avifah Wijayanti, SE.

‘Selamat ulang tahun ya… Semoga panjang umur’. Kalimat itu biasa diucapkan kepada teman atau orang yang sedang berulang tahun. Setiap orang kelihatan bahagia jika datang hari ulang tahun. Semua orang berharap akan bisa punya umur yang panjang agar bisa menikmati hidup lebih lama lagi. Tapi apakah semua orang ingat bahwa jatah hidupnya di dunia semakin berkurang setiap harinya? Apakah semua orang sadar bahwa kematian bisa datang sewaktu-waktu? Apakah semua orang tahu bahwa setiap orang akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Alloh SWT atas segala amalan, tingkah laku dan perbuatannya selama hidup di dunia?

Alloh SWT telah berfirman dalam QS Al-Ambiyaa 21:35: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Alloh akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Alloh-lah kamu dikembalikan”. Mati itu hanya sesaat di rasakan oleh setiap manusia, karena setelah mayat dikebumikan dan ditinggalkan beberapa langkah oleh sanak keluarga dan handai taulan si mayat akan dibangunkan kembali oleh malaikat di alam kubur untuk mempertanggung jawabkan segala apa yang telah dilakukan selama hidup di dunia, sebagaimana janji Alloh dalam QS. Adz Dzariyaat 51:6: “Sesungguhnya pembalasan pasti terjadi”.


Kebanyakan dari kita ngeri membicarakan tentang kematian. Jangankan membicarakan, membayangkannya saja kita tidak berani. Mengapa demikian??? Jawabannya adalah karena kita tidak siap menghadapi peristiwa setelah kematian. Padahal, siap tidak siap kita pasti akan menjalaninya. Siap tidak siap kematian pasti akan datang menjemput. Daripada selalu berdalih tidak siap lebih baik mulai dari sekarang kita mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.

Persiapan terbaik adalah dengan selalu mengingat mati. Yakinkan pada diri kita bahwa kematian adalah pintu menuju Alloh. Kematian adalah jalan menuju tempat yang indah dan abadi berupa surga, namun kematian dapat pula merupakan jalan menuju tempat yang penuh siksa abadi yaitu neraka. Rosululloh SAW pernah bersabda bahwa setelah mati hanya ada dua tempat kembali yaitu surga dan neraka, oleh karena itu dengan selalu mengingat mati kita akan selalu berusaha agar setiap tindakan yang kita lakukan merupakan langkah-langkah menuju surga yang penuh kenikmatan dan terhindar dari neraka yang penuh dengan siksa.

Hanya mengingat mati tanpa melakukan amal ibadah yang benar adalah perbuatan sia-sia. Karena Alloh SWT telah berfirman dalam QS. Adz Dzariyaat 51:56: “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku”. Alloh juga menegaskan dalam Q.S. An Nisa 4:13: hanya orang yang taat kepada Nya dan kepada Rosulnya yang dapat masuk surga. Sedangkan orang yang mendurhakai Alloh dan Rosul-Nya serta melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, akan dimasukkan ke dalam api neraka (Q.S. An Nisa 4:14).

Rosululloh pernah berkata orang yang paling cerdas adalah orang yang selalu mengingat mati. Dengan kata lain orang yang paling cerdas adalah orang yang mempunyai visi jauh ke depan. Dengan selalu mengingat visi atau tujuan hidupnya ia akan selalu bergairah melangkah ke depan. Visi seorang muslim tidak hanya dibatasi oleh kehidupan di dunia ini saja namun lebih dari itu, visinya jauh melintasi batas kehidupan di dunia. Visi seorang muslim adalah memperoleh ridho dari Alloh dan terhindar dari murka-Nya. Oleh karena itu dalam perjalanan hidup yang singkat ini dia akan selalu menjaga dirinya dengan melakukan amal ibadah yang benar sesuai dengan ketentuan Alloh yang tercantum dalam Al-Quran dan contoh dari Rosululloh yang terdapat dalam Hadits, serta berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhi segala larangan-Nya.

Terkadang kita takut mati karena kematian akan memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai. Orang tua, saudara, suami/istri, anak. Ini menandakan kita lebih mencintai mereka ketimbang Alloh. Jika kita benar-benar cinta kepada Alloh maka kematian ibarat sebuah undangan mesra dari Alloh. Namun begitu kita tidak boleh meminta untuk mati. Mati sia-sia dan tanpa alasan yang jelas justru akan menjauhkan kita dari Allah. Mati bunuh diri adalah wujud keputus asaan atas kasih sayang Alloh. Ingin segera mati karena kesulitan dunia menandakan kita ingin lari dari kenyataan hidup.

Hakekat kehidupan manusia adalah sebuah perjalanan kembali menuju Alloh. Dalam perjalanan yang singkat ini ada yang kembali dengan selamat, namun ada yang tersesat di neraka. Kita terlalu disibukkan oleh dunia hingga merasa bahwa dunia inilah kehidupan yang sebenarnya. Kita seakan lupa bahwa hidup ini hanya sekedar mampir untuk mencari bekal pulang. Kemilaunya keindahan dunia membuat kita terlena bahkan lupa untuk menapaki jalan pulang ke tempat yang abadi.Akhirnya orang yang selamat adalah orang yang menyadari bahwa semua harta dan kekuasaan adalah sarana untuk bisa kembali kepada Alloh. Jasadnya mungkin bersimbah keluh berkuah keringat, banting tulang menundukkan dunia namun hatinya tetap hanya terpaut pada Alloh SWT. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa kerja keras, berfikir cerdas dan berhati ikhlas serta taat kepada Alloh dan Rosul-Nya dengan menjalankan segala perintah-Nya sekuat kemampuan kita dan menjauhi semua larangan-Nya tanpa kecuali. Ternyata ingat mati menjadi bagian yang sangat penting setelah doa dan ikhtiar kita dalam memelihara iman di relung kalbu ini. Artinya kalau ingin meninggal dalam keadaan khusnul khatimah, maka selalulah ingat mati.

Q.S. Al Baqoroh 2:147: Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.

Sunday, June 04, 2006

Worship

This is my first time worship journey.
Life is too short and there is another life in hereafter. So we should prepare to face it.
As a moslem I must complete doing the obligation of Islam: Syahadat, Praying, Fasting, Tithe, and Go to Hajj.



Sebelum meninggalkan Padang Arofah, nyempetin foto bareng Topan sodaranya Alm. Lesus yang kebetulan satu travel denganku.

Gaul boleh tapi ibadah kudu harus jalan terus.
Kehidupan dunia akhirat harus seimbang, malah harus berat sisi akhirat, karena dunia ini pasti kita tinggalkan sedangkan akhirat adalah kampung halaman yang tiada akhirnya.
Sebagai seorang muslim aku sangat bersyukur Alhamdulillah bisa melengkapi semua rukun Islam dari baca syahadat sampai pergi haji.
Ibarat beli sapi dapat tali, maka kalau kita kejar akhirat pasti akan dapat dunia.

My Bestfriends

Aku punya beberapa orang sahabat yang tahu betul siapa aku.
Mereka adalah tempat curhat yang paling bisa dipercaya (insya Allah).
Mariana teman kuliah, Veronica teman kantor & Lusiana teman chatting & dugem.

Wednesday, May 31, 2006

Travelling

Abis shopping, mejenk di depan IKEA Singapore







Di Jabal Uhud, Madinah Arab Saudi







Foto-foto setelah melewati pemeriksaan diperbatasan Singapore & Johor Malaysia

Refreshing


Pergi ke tepi pantai bareng temen-temen, asyiik juga tuh... Apalagi pake polo shirt yang sama warnanya biar keliatan kompak.... :-D








Biar suara gak bagus, karaoke jalan terus, yang penting fun!
Sapa tau bisa jadi penyanyi tenarr...





Hang Out




After office hour, aku suka ngumpul bareng temen-temen apalagi kalo di traktir... :-p
I like hang out with my friends after office hour, mostly for dinner.
Lucky for me, they always pay the foods for me... :-p

Working


Kalo lagi kerja emang harus serius...
Gak peduli informasi selebriti (insert) karena kalo gak chek & recheck berabe, bisa-bisa malah fitnah yang didapet.


I always serious if working... I don't care anything celebrity gossip cause if there is no check and recheck can be darn or slander that we got.